Logo

036341250

  • Om Swastyastu, Selamat Datang di Website Resmi Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem
Jumat Pon
Pemerintahan

Visi dan Misi



A.    VISI:

MEWUJUDKAN NYUHTEBEL DESA MANDIRI YANG MAJU DENGAN TRIBAKTI (SADAR-PEDULI, PARTISIPASI, KESWADAYAAN) BERLANDASKAN TRI HITA KARANA.

B.   MISI:

  1. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama melalui pelestarian adat istiadat, seni dan budaya;
  2. Meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dalam bidang pendidikan non-formal (Paud, TK, Kursus ketrampilan) dan kesehatan (pelayanan Polindes, Poskesdes, Posyandu Balita, Posyandu Lansia, Posbindu, sarana kesehatan lainnya).
  3. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa melalui pengembangan usaha BUM Desa, Koperasi, dan Kelompok Usaha Ekonomi Produktif (KUEP) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
  4. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana umum yang memadai, serta kualitas lingkungan hidup.
  5. Menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat.
  6. Meningkatkan Kapasitas dan kualitas aparatur desa untuk dapat meningkatkan pelayanan publik dan penataan  administrasi pemerintahan desa yang semakin sempurna.

Tujuan Misi:

  1. Terbangunnya SDM warga desa berkualitas keimanan, ketakwaan, etika, ketertiban pengamalan ajaran agama,  adat istiadat, seni dan sosial budaya atas dasar kesadaran dan kepedulian, partisipasi serta keswadayaan.  
  2. Terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat bidang pendidikan nonformal (antara lain: PAUD,TK, Kursus Ketrampilan) dan Bidang kesehatan (memanfaatkan pelayanan kesehatan: Polindes, Poskesdes, Posyandu Balita, Posyandu Lansia, Posbindu, sarana kesehatan lainnya), atas dasar kesadaran dan kepedulian, partisipasi serta keswadayaan warga.  
  3. Tercapainya pertumbuhan ekonomi melalui Usaha BUM Desa dan BUM Desa Bersama, Koperasi, dan KUEP (yang tumbuh berkembang) atas dasar kesadaran dan kepedulian, partisipasi serta keswadayaan warga .  
  4. Tercapainya peningkatan sarana dan prasarana umum yang memadai secara kuantitas dan kualitas , serta kualitas lingkungan yang makin baik, atas dasar kesadaran kepedulian, partisipasi serta keswadayaan warga.
  5. Tercapainya penanggulangan kemiskinan melalui  kegiatan pemberdayaan masyarakat atas dasar kesadaran dan kepedulian, partisipasi serta keswadayaan warga.  
  6. Tercapainya peningkaan kapasitas dan kualitas aparatur desa yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan perbaikan tata administrasi pemerintahan desa, atas dasar kesadaran kepedulian, partisipasi serta keswadayaan.

Sasaran/ indikator kinerja misi:

  1. Tertib pelaksanaan upacara ritual adat istiadat keagamaan pada setiap kelompok adat (desa adat, banjar adat, subak), kelompok glen (paibon, dadia, dadia alit, padukuhan, karang jineng, keluarga batih), kelompok sosial religus (kelompok tani, panti dan sejenisnya) dan individu warga; serta tumbuh dan  berkembangnya kelompok sosial religious pendukung pelaksanaan upacara ritual adat istiadat keagamaan.
  2. Jumlah warga yang terlayani kesehatannya di polindes, poskesdes, posyandu Balita, posyandu lansia, posbindu, sarana kesehatan lainnya; jumlah Balita yang menerima PMT, jumlah Lansia yang menerima PMT (pemberian makanan tambahan); jumlah warga yang terlayani pendidikan PAUD, TK, Pendidikan/ kursus ketrampilan dan sejenisnya.
  3. Pertumbuhan ekonomi desa dari perkembangan usaha BUM Desa dan BUM Desa Bersama, koperasi, jumlah KUEP yang tumbuh berkembang pada berbagai sektor produksi.
  4. Pertambahan jumlah dan kualitas sarana dan prasarana umum desa yang memadai (jalan,jembatan, gedung,  prasarana irigasi, dan lainnya), kualitas lingkungan hidup makin baik (bio-gas, sungai bersih, sumur resapan dan biopori terus bertambah, hutan dan ruang terbuka hijau semakin baik, mata air semakin banyak bermunculan, air tanah makin besar).
  5. Daftar RTM hasil musdes, jumlah distribusi sembako kepada RTM, jumlah program kemiskinan yang diterima warga, jumlah RTM trampil bidang usaha, penurunan angka RTM dari RTM hasil musdes,  

Jumlah pelatihan yang diikuti aparatur desa, kualitas aparatur desa (dilihat dari sisi integritas, loyalitas dedikasi, mentalitas); kualitas pelayanan publik (berdasarkan evaluasi dan pengaduan masyarakat); produktivitas, efektivitas dan efisiensi kerja aparatur desa dalam menerapkan cara kerja ICT dan metode NLP.